
Lembaga Psikologi Terapan Universitas Indonesia kembali menyelenggarakan Workshop ABA For Teachers Batch ke-2 selama dua hari, yaitu pada tanggal 22 dan 29 Juli 2023 lalu. Workshop yang diperuntukkan bagi para pengajar dan guru di seluruh Indonesia ini dilaksanakan secara daring, untuk mempermudah akses dan partisipasi peserta dari berbagai daerah.
Materi yang disampaikan dalam workshop ini dibawakan oleh Ibu Felicia Soemarjono, Ed.M., M.Ed., BCBA, dan Ibu Rury Soeriawinata, M.Sc., M.Ed., BCBA, yang merupakan pakar dalam bidang ABA. Mereka menyajikan materi secara komprehensif dan interaktif, sehingga peserta dapat memahami dengan baik konsep-konsep ABA dan mampu mengaplikasikannya secara efektif dalam konteks sekolah.
Salah satu topik yang diangkat dalam workshop ini adalah “Guru yang Terampil Menangani Kebutuhan Anak: Penerapan Applied Behavior Analysis dalam Konteks Sekolah.” Para peserta diberikan pemahaman mendalam tentang prinsip-prinsip ABA dan bagaimana menerapkan strategi-strategi ABA dalam meningkatkan keterampilan belajar dan perilaku anak-anak di kelas.
Selain itu, workshop juga membahas “Manajemen Kelas yang Efektif,” yang merupakan aspek penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan disiplin bagi anak-anak. Peserta diberikan wawasan mengenai teknik dan pendekatan yang dapat digunakan untuk menciptakan suasana kelas yang positif dan produktif.
Tidak ketinggalan, kedua narasumber juga memberikan pandangan mendalam tentang “Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dalam Kelas: Pertimbangan untuk Pengadaan Kelas yang Inklusif.” Para peserta diajak untuk memahami pentingnya inklusi dan bagaimana menyediakan lingkungan belajar yang ramah dan mendukung bagi anak-anak dengan kebutuhan khusus.
Dengan adanya workshop ini, LPTUI telah memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kompetensi para pengajar dan guru dalam menerapkan ABA dan menciptakan lingkungan belajar yang inklusif. Peserta dibekali dengan pengetahuan yang lebih kaya dan siap untuk menghadapi tantangan dalam pendidikan anak dengan berbagai kebutuhan, sehingga dapat memberikan peran yang lebih baik dan berdampak positif dalam perkembangan anak-anak di sekolah mereka.